Paket Pathul-Nursiah Minta Restu Pimpinan Yatofa

garisdepan.id – Bakal Calon Bupati dari Partai Gerindra H.L. Pathul Bahri bersama bakal calon Wakil Bupati H. Nursiah silaturrahmi dan meminta restu ke pimpinan Pondok Pesantren Athohiriyah Al Fadiliyah, TGH. Padli Fadil Tahir di Ponpes Yatofa Bodak Kamis (11/6/2020).

“Kita datang untuk bersilaturahmi sekaligus mohon doa dan restu agar dilancarkan hajat dari keduanya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah,” ungkap juru bicara Partai Gerindra Kabupaten Lombok Tengah L. Amrillah

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Lombok Tengah H. Humaidi serta putra sulung Bupati Lombok Tengah yang sempat disebut sebut maju di Pilkada Loteng meski batal Ferdy Elmansyah.

Selain itu hadir pula Ketua Dewan Tahfiziah PCNU kabupaten Lombok Tengah TGH. Ma’arif Dirangsa dan sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Tengah.

Lalu bagaimana dengan kesiapan keduanya untuk berpasangan? Amrillah menjelaskan baik Pathul dan Nursiah keduanya menyatakan siap. Kesiapan itu disampaikan didepan Pimpinan Ponpes Yatofa dan tokoh tokoh dari seluruh kecamatan.

“Abah Padil bertanya kepada keduanya apakah siap untuk berpasangan?, Keduanya menyatakan siap, jadi dengan demikian sudah clear an clean lagi, tak ada keraguan diantara kedua nya untuk berpasangan,” ungkapnya.

TGH. Padli FT mengatakan mendukung sepenuhnya paket Pathul Nursiah bahkan pimpinan Pondok pesantren Athohiriyah itulah yang menentukan jargon paket itu yakni paket Maiq Meres.

“Jadi Abah Padil yang meminta agar jargonnya Maiq Meres, jangan pakai jilid II atau apa saja, yang penting MAIQ MERES saja,” jelas Amril.

“Terakhir saya katakan paket ini sudah final tinggal kita tunggu rekomendasi dari partai, pertemuan tadi malam adalah pra deklarasi sebelum deklarasi sesungguhnya nanti,” katanya.

Selain ke pimpinan Pondok pesantren Yatofa, Pathul Nursiah juga akan mengunjungi sejumlah pimpinan pondok pesantren lainnya di Kabupaten Lombok Tengah. “Tidak hanya ke Pimpinan Yatofa saja, tetapi ke seluruh tuan guru lainnya di Kabupaten Lombok Tengah,” kata Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra itu.

Saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari DPP Partai Gerindra maupun DARI DPP Partai Golongan Karya. “Insyaallah rekomendasi segera keluar, kita tunggu saja,” ungkapnya. (gd01/ist)

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mekanisme JPS Dewan Dikritisi, Perbaiki atau Disetop Total