Nasional

Reses di Masa Pandemi, Ini Yang Dilakukan HBK

garisdepan.id – Masa reses IV DPR RI dimanfaatkan oleh para anggota DPR untuk turun dan menyapa masyarakat dengan cara dan pendekatannya masing-masing.

Wakil Ketua Komisi 1  DPR RI,  H. Bambang Kristiono (HBK)  menilai reses di masa pandemi kali ini menjadi moment untuk berbagi, sekaligus memberi dukungan semangat kepada masyarakat supaya bisa melalui masa sulit ditengah pandemi Covid19 di tahun ini.

Awal kegiatan reses HBK, dimulai dengan penyerahan SK2 dari DPP Partai Gerindra untuk para calon Kepala Daerah se-Prov. NTB yang pelaksanaannya, didelegasikan kepada Ketua dan Sekretaris DPD Partai Gerindra Prov. NTB.

Selain itu juga, melalui Tim HBK Peduli Kab/Kota yang ada diwilayahnya masing2, Legislator dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini juga menggelar bakti sosial berupa penyaluran makanan siap saji. Tidak kurang dari 1.000 porsi makanan siap saji, dibagikan Tim HBK PEDULI kepada masyarakat yang membutuhkan, terdampak Covid19. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam sepekan, masing-masing di hari Rabu, Jum’at dan Minggu.

Para Ketua Tim HBK Peduli Kab/Kota di NTB bersama-sama para relawannya, menyisir kawasan dan komunitas rentan di daerah mereka dan membagikan makanan siap saji di pagi hari.

“Untuk tahap pertama ini, akan dilaksanakan selama 8 minggu atau 2 bulan, dan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya apabila mendapat respons positive dan dinilai bisa memberikan manfaat bagi masyarakat P. Lombok terdampak pandemi Covid-19”, kata HBK.

Selanjutnya HBK mengatakan, pada Hari Raya Iedul Adha, atau hari raya Qurban, akan dilaksanakan kegiatan penyembelihan hewan Qurban berupa 55 ekor Kambing.

Pelaksanaan penyembelihan dan penyaluran hewan Qurban ini, akan dilakukan oleh para pengurus PAC (Pengurus Anak Cabang) Partai Gerindra se P. Lombok.

“Hewan Qurban tersebut, dibeli langsung dari para petani ternak di Kab. Lombok Timur, sebagai upaya memotivasi dan menyemangati para petani ternak untuk terus mengembangkan usaha peternakannya”, tutur HBK.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini menambahkan, dengan hal tersebut maka para petani ternak bisa termotivasi dan meyakini bahwa beternak juga adalah pekerjaan yang memiliki prospek yang baik dan sangat menguntungkan, apabila dikelola dan ditekuni dengan baik.

Inisiasi Program Ekonomi Kerakyatan

Dalam masa resesnya kali ini, HBK juga menginisiasi dan mendorong pembentukan dua Unit Koperasi petani di P. Lombok masing-masing Koperasi petani Kangkung di Kab. Lobar, serta Koperasi petani Jamur di Kota Mataram.

“Pembentukan dua Koperasi petani tersebut, dimaksudkan untuk menggairahkan semangat para petani dengan tata kelola dan management yang lebih modern.

Memberikan keyakinan kepada para petani bahwa pertanian juga menjadi salah satu bidang usaha yang tetap eksis dan dapat terus bertahan dalam masa pandemi Covid19″, urai pria tegas yang populer dikenal sebagai Samurai Prabowo ini.

Menurutnya, salah satu produk pertanian unggulan yang dihasilkan dari P. Lombok ini adalah kangkung Lombok yang memiliki tekstur dan citarasa yang sangat khas, yang tidak ada di tempat-tempat atau daerah-daerah lain di Indonesia. Dengan adanya Koperasi petani Kangkung ini, diharapkan Kangkung Lombok tidak hanya terkenal di tataran lokal, tapi mulai merambah ke tingkat regional.

Demikian juga dengan produk pertanian Jamur.

Ini adalah salah satu komitmen HBK untuk memenuhi janjinya pada saat kampanye Pileg dan Pilores yang lalu, yang mana HBK sangat concern, dan ingin sekali ada kemajuan yang sangat signifikan untuk usaha bidang pertanian di P. Lombok.

Perkuat Silaturahmi dan Motivasi Mahasiswa

Dalam kegiatan reses di tengah pandemi ini, HBK juga memanfaatkan waktu untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan para pimpinan mahasiswa NTB yang sedang menjalani perkuliahan di perguruan tinggi yang ada di Ibu Kota, Jakarta.

Mereka bukan hanya pimpinan-pimpinan mahasiswa yang berasal dari P. Lombok, tetapi juga yang berasal dari P. Sumbawa.

HBK berusaha mendengar dan menyerap aspirasi, saran, masukan, sampai dengan keluh kesah para mahasiswa NTB di Jakarta.

Tidak lupa, HBK juga memberikan bantuan dana untuk menunjang kegiatan organisasi2 mahasiswa NTB yang sedang kuliah di Jakarta.

“Pesan saya kepada adik-adik mahasiswa asal NTB untuk tetap bersemangat menjalani perkuliahan meski di masa pandemi ini. Dengan tetap semangat, punya ketekunan, dan berfokus pada cita-cita, tentu adik-adik semua akan menemukan kesuksesan”, tegasnya.

Menyemaraki Hari Anak Nasional

Moment peringatan Hari Anak Nasional (HAN), 23 Juli juga tak lepas dari kepedulian HBK. Bersama istri tercintanya Hj. Dian HBK, HBK turun dan membagikan sepeda kepada sejumlah  pelajar yang kurang beruntung.

Para pelajar penerima adalah mereka-mereka yang lokasi sekolahnya sangat jauh dari rumahnya, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai ke sekolahnya masing2.

“Bantuan sepeda2 ini diharapkan dapat mempermudah, memperlancar, dan memperingan kesulitan-kesulitan mereka dalam menyelesaikan kegiatan belajarnya”, ujar HBK.

Dalam kegiatan Hari Anak Nasional ini juga, HBK dengan Tim HBK PEDULI-nya, mencari dan menyeleksi anak2 Lombok dari keluarga yang tidak mampu untuk dikirim ke sekolah kedinasan STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan), milik KKP, hasil pertemuan HBK dengan Mentri KKP RI di Jakarta.

Beberapa waktu yang lalu, HBK berkesempatan memimpin rombongan dari DPRD dan Pemda Prov. NTB, untuk bercourtesy call dengan Mentri KKP RI untuk membahas beberapa program unggulan di NTB, yang salah satunya adalah peningkatan status pelabuhan Teluk Awang yang ada di Kab. Loteng.

Dalam setiap kegiatan resesnya, HBK selalu menyampaikan kepada seluruh masyarakat pemilihnya untuk tidak patah semangat, dan tetap optimis selama masa pandemi Covid19 ini.

Menurutnya, masa adaptasi kebiasaan baru atau yang dikenal dengan sebutan New Normal, yang saat ini tengah dilakukan di semua daerah di Indonesia, termasuk di NTB ini menjadi moment bagi seluruh masyarakat P. Lombok untuk bisa menerapkan disiplin kesehatan.

HBK menilai protokol kesehatan standar seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan selalu jaga jarak, akan menjadi kebiasaan baru yang berdampak positif bagi kesehatan masyarakat secara umum.

“Setidaknya, pandemi ini kembali mengingatkan dan membuat kita sadar akan pentingnya pola hidup bersih. Masyarakat P. Lombok diharapkan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebab di dalam tubuh yang sehat juga terkandung jiwa yang sehat”, pungkasnya. (gd01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Semangat Generasi Baru

Facebook

Arsip

Copyright © 2015. Theme created for GarisDepan.ID, powered by Wordpress.

To Top