Daerah

Lalu Athar: Mandalika Ini Jendela Dunia, Jangan Sampai Pembangunan Terhambat

garisdepan.id – Kawasan KEK Mandalika ini adalah jendela dunia, tidak boleh terhambat pembangunan dan pengembangannya oleh kepentingan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang berakibat belum tuntasnya penyelesaian permasalahan lahan

Pemerintah melalui Tim Terpadu yang telah dibentuk untuk penyelesaian persoalan lahan di areal KEK Mandalika harus bersikap tegas namun tetap mengedepankan sikap yang lentur dan menghargai hak-hak masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Tokoh Pemuda Lombok Tengah, Lalu Athari Fatullah kepada media ini, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, Tim Terpadu dibawah kendali Kepolisian Daerah (Polda) NTB sebagai ujung tobak dalam penyelesaian konflik di kawasan ini harus tegas bila negosiasi persuasif tidak lagi mempan, namun tentunya harus tetap menghargai hak-hak masyarakat.

Program nasional di harus tetap diutamakan, jangan sampai terhalang oleh kepentingan segelintir kelompok yang masih abu-abu karena menutup ruang perdata dan lebih pada keinginan personal dalam mencari jalan keluar dengan sama-sama bertahan pada kehendak masing-masing, lanjut Lalu Athar yang juga Sekretaris KNPI NTB ini.

Namun disisi lain program nasional juga tak boleh terhalang oleh kepentingan segelintir kelompok yang masih abu-abu karena menutup ruang perdata dan lebih pada keinginan person dalam mencari jalan keluar dengan sama-sama bertahan pada kehendak masing-masing.

“Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menyukseskan pembangunan yang ada di daerah ini untuk kepentingan masyarakat secara umum,” katanya.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi salah satu dari empat destinasi pariwisata super prioritas yang dikerjakan pada tahun 2020 ini dibawah kendali BUMN yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC).

Namun dalam perjalanan panjang pembangunan kawasan yang tengah memasuki satu etape dimana KEK Mandalika ditunjuk sebagai salah satu penyelenggara event berkelas internasional yaitu MotoGP yang rencananya akan dihelat tahun 2021 mendatang.

Sungguh sangat disayangkan dalam perjalanan pembangunan sirkuit dengan konsep road race/lintasan jalan raya ini masih menyisakan persoalan terkait dengan lahan yang masih dalam sengketa klaim dari beberapa orang.

Berbagai solusi dan tawaran sudah sering kali dibahas, baik oleh pemerintah daerah kabupaten Lombok Tengah maupun Pemerintah Provinsi NTB. Namun ternyata negoisasi itu mengalami kebuntuan.

ITDC sebagai pengelola kawasan sebagai wakil pemerintah pusat belum ada kata sepakat dengan beberapa pihak soal win -win solution kepemilikan soal lahan diatas lintasan sirkuit Mandalika yang luasannya kurang lebih sekitar 8 Ha. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Semangat Generasi Baru

Facebook

Arsip

Copyright © 2015. Theme created for GarisDepan.ID, powered by Wordpress.

To Top