Bumdes Harus Hidup

Lotim,GARISDEPAN-Badan usaha milik desa (Bumdes) hingga saat ini belum semuanya berjalan. Padahal, jika dikelola optimal, keberadaan Bumdes bisa memacu ekonomi di pedesaan. Calon legislatif (Caleg) Partai Gerindra DPRD Lombok Timur Sawaludin menyebut, belum optimalnya Bumdes karena belum dianggap strategis.

“Cara pikirnya diubah dulu dari perangkat desa. Justru Bumdes itu yang akan jadi masa depan desa,” katanya, (27/1).

Caleg Dapil 2 Nomor Urut 2 ini menjelaskan, setiap desa memiliki keunikan dan potensi masing-masing, Bumdes menjadi etalase mempromosikannya. Kalau potensinya hasil bumi, di Bumdes dipajang semuanya. Sebaliknya bila yang ditawarkan potensi alam, maka melalui Bumdes mengatur manajerialnya.

“Tak usah meniru desa lain pola Bumdes itu. Disesuaikan saja dengan karakter dan kondisi desa setempat,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Aweng ini menambahkan, di wilayah selatan Lombok Timur memiliki potensi sektor kelautan maupun pertanian. Mulai dipikirkan, apa saja potensi laut dan pertanian yang bisa diolah.

“Konsisten saja, soal nanti prospek ke depan bisa diatur sambil jalan,” ucapnya.

Ditambahkan, alokasi anggaran dari desa untuk pengembangan Bumdes harus dipersiapkan khusus. Alokasi dana desa (ADD) jangan hanya fokus pada soal fisik. Selama ini kebanyakan fokus desa adalah pembangunan wilayah.

“Pembangunan fisik boleh, tapi jangan terlalu banyak. Yang harus dipikirkan pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Desa-desa yang belum memiliki Bumdes atau memiliki Bumdes namun mati suri, bisa menimba ilmu di desa yang telah mengelola Bumdes dengan baik. Transfer ilmu dan mencari informasi tata kelola yang baik.

“Jangan malu dan takut untuk belajar. Supaya masa depan desa kian baik,” ujarnya.

Aweng menegaskan, itulah kenapa membangun ekonomi dari desa menjadi perhatiannya. Desa yang sejahtera tidak akan ditinggalkan warganya. Problem warga desa ke kota adalah soal mencari penghidupan.

“Siapa bilang desa tidak bisa menghidupi. Problem utama kita adalah tidak sungguh-sungguh dan serius menggali potensi di desa,” tandasnya.(ary)

Tags: Politik

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares