Ini Dia Visi Misi Lengkap Prabowo-Sandiaga, Kamu Wajib Tahu Sebelum Mencoblos!

Kalian sudah menentukan pilihan untuk Pilpres 2019 nanti? Untuk lebih mengenal Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno, berikut visi-misi yang telah disampaikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

Pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019 mengusung visi-misi bertema Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia. Keempat pilar tersebut adalah ekonomi, kesejahteraan rakyat, budaya dan lingkungan hidup, politik, hukum serta pertahanan dan keamanan (hankam).

Prabowo-Sandiaga memiliki dua misi di bidang ekonomi yang dijadikan patokan untuk tujuan. Pertama, adalah membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD 1945.

Kedua, mengenai bidang ekonomi pasangan capres ini akan membangun masyarakat Indonesia yang sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman dan bermartabat, serta terlindungi jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.

Pasangan Prabowo-Sandiaga juga memiliki delapan pilar ekonomi yaitu:

  1. Menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan dibidang ekonomi, dengan mewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan mampu bersaing di tingkat dunia.
  2. Menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya.
  3. Menjaga harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.
  4. Mendorong pertumbuhan dunia usaha dan koperasi yang efisien dan unggul.
  5. Mendorong pembangunan berkualitas yang mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi.
  6. Meningkatkan daya beli masyarakat.
  7. Menciptakan sumber-sumber pertumbuhan baru. Termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, ekonomi digital, startup, industri syariah dan maritim.
  8. Mendorong pembangunan ekonomi nasional dengan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan sosial.

Sembilan Pilar Kesejahteraan Rakyat Prabowo-Sandiaga

Pasangan Prabowo-Sandiaga menjelaskan cara membuat rakyat sejahtera saat menang Pilpres 2019. Konsep kesejahteraan tersebut disusun dalam program visi-misi mereka. Terdapat sembilan pilar kesejahteraan yang disusun tim BPN.

Kesejahteraan rakyat dihubungkan dengan pendapatan masyarakat yang nanti akan mewujudkan kebutuhan pangan, sandang, papan, dan kesehatan. Kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya dengan baik.

Berikut sembilan pilar kesejahteraan yang disusun tim Prabowo-Sandiaga:

  1. Mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja dan perbaikan iklim ketenagakerjaan.
  2. Memberikan jaminan pemenuhan hak dasar masyarakat. Bagi fakir miskin,anak terlantar, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
  3. Memastikan seluruh rakyat Indonesia terlindungi oleh jaminan sosial.
  4. Memperbaiki tata kelola sistem kesehatan dengan mengedepankan paradigma sehat, untuk mewujudkan manusia Indonesia yang tangguh dan berkualitas.
  5. Memperbaiki sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing global.
  6. Memperbaiki program kependudukan termasuk hak dan kesehatan reproduksi demi peningkatan kualitas dan produktivitas penduduk untuk memanfaatkan bonus demografi.
  7. Memperkuat program ketahanan keluarga sebagai garda terdepan guna mewujudkan Indonesia yang bermartabat, adil dan makmur.
  8. Memperkuat program pembinaan olahraga secara menyeluruh, modern dan berjenjang.
  9. Membangun ketersediaan pangan, energi dan gizi.

Pilar Budaya dan Lingkungan Hidup

Di bidang budaya dan lingkungan hidup, Prabowo-Sandiaga bertekad melestarikan dan menjaga budaya serta lingkungan hidup yang telah ditinggalkan nenek moyang, agar tidak diambil alih negara-negara lain. Selain itu, menghadirkan kreatifitas-kreatifitas baru untuk membangun semangat millennial dalam proses berpikir dan meningkatkan nilai daya saing dengan negara lain.

Berikut 12 pilar budaya dan lingkungan hidup:

  1. Melestarikan keragaman warisan seni budaya sebagai kekuatan pemersatu bangsa.
  2. Merevitalisasi dan mendorong pembangunan dan penyebaran sentra kebudayaan, termasuk bioskop rakyat, di seluruh Indonesia.
  3. Mengembangkan budaya bahari dalam sistem pendidikan nasional.
  4. Memperkuat badan-badan yang ada, dalam merevitalisasi bangunan kuno cagar budaya di seluruh Indonesia.
  5. Membangun industri berbasis digital yang berorientasi global dengan memberikan insentif dan modal kepada para pelakunya.
  6. Memperluas kewenangan dan peran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai ujung tombak pengembangan industri yang berbasis ekonomi-budaya.
  7. Mendukung pengembangan sumber daya kreatif yang potensial guna meningkatkan jumlah SDM di sektor ekonomi kreatif yang memiliki daya saing.
  8. Memperjuangkan hak-hak para pekerja seni, seniman dan artis di Indonesia.
  9. Berperan aktif mengatasi perubahan iklim global, sesuai kondisi Indonesia.
  10. Memberikan hukuman seberat-beratnya bagi pemilik perusahaan yang terlibat dalam pembalakan liar, kebakaran hutan dan pembunuhan hewan langka yang dilindungi.
  11. Merevitalisasi usaha-usaha pelestarian lingkungan menggunakan kearifan lokal, di wilayah-wilayah yang mengalami degradasi lingkungan yang berat.
  12. Meningkatkan perlindungan hewan langka dengan meningkatkan luasan area perlindungan dan konservasi.

Tujuh Pilar Politik, Hukum, dan Hankam

Di bidang politik, hukum, dan hankam, Prabowo-Sandiaga akan memperkuat pekerjaan aparat negara agar dapat bekerja secara lebih baik lagi, dan dapat menegakkan hukum sesuai peraturan-perundangan yang telah dibuat aparatur negara. Kemudian membangun dan memperkuat keutuhan dan kesatuan negara yang bebas-aktif.

Berikut tujuh pilar politik, hukum, dan hankam:

  1. Mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi.
  2. Mewujudkan keutuhan dan integritas wilayah Indonesia dengan memperkuat system pertahanan dan keamanan nasional.
  3. Mewujudkan penegakan hukum yang adil, tidak tebang-pilih, dan transparan.
  4. Mewujudkan penerapan reformasi birokrasi yang berkualitas.
  5. Memberantas korupsi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dengan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman.
  6. Mencegah praktik korupsi dalam birokrasi melalui penerapan manajemen terbuka dan akuntabel, termasuk kerja sama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman.
  7. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif yang berwibawa, disegani, dan dihormati oleh dunia internasional.

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

29 shares