Jokowi Itu Orang Apa Adanya

Solo,GARISDEPAN-Kisah perjalanan hidup Presiden Joko Widodo yang tak biasa diungkapkan sahabat lamanya. Citra yang selama ini dimunculkan itu memang apa adanya. Hal tersebut disampaikan kepada tokoh nasional asal Nusa Tenggara Barat, TGB HM Zainul Majdi jelang bedah buku Presiden Jokowi berjudul Jalinan Keislaman, Keumatan dan Kebangsaan.

“Blusukan itu sudah dimulai saat jadi pengusaha mebel. Keliling naik sepeda dari pabrik ke pabrik,” kata┬áPengurus Asmindo Slamet Raharjo, Jumat (1/2).

Dijelaskan, hal tersebut yang terbawa hingga Jokowi menjadi kepala negara. Kebiasaan turun ke masyarakat dan melihat lebih dekat.

“Jadi bukan pencitraan. Salah kalau disebut pencitraan,” sambungnya.

Hal lain, kata Slamet, latar belakang menjadi pengusaha membuatnya begitu paham persoalan dunia usaha. Seperti paham soal eksport dan import.

“Ya, proses mengenai ekspor dan impor ini serinh dibahas. Sering memberatkan pengusaha,” urainya.

Dalam bekerja pun, ujar Slamet, Jokowi tidak ingin membuat usaha mebel langsung skala besar. Ia justru lebih senang mengajak banyak pengerajin terlibat. Dengan begitu, usaha mebel bisa berjalan lebih seimbang.

“Keberpihakan pada pengusaha juga jelas. Pernah dibuktikan ketika mewakili protes pengusaha soal bahan baku,” terangnya.

Saat itu, imbuhnya, menteri membuka keran datangnya bahan baku dari luar negeri. Kemudian pengusaha mebel bersama-sama mengajukan nota protes.

“Termasuk tol laut itu bentuk keberpihakan. Karena alur distribusi di dalam negeri lebih repot dibanding ke luar negeri,” imbuhnya.

Mendapat penjelasan ini TGB HM Zainul Majdi mengungkapkan, pengalaman panjang dari Presiden Jokowi mempengaruhi cara pandang dan pikirnya. Dalam setiap hal selalu menanyakan hingga detail.

“Setiap presentasi selalu menanyakan sampai bawah. Tak hanya bicara makro, namun juga mikro,” katanya.(cpt/gdp)

Tags: Jokowi, Politik, TGB

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

92 shares