Membangun Ekonomi dari Desa

Lotim,GARISDEPAN-Ekonomi kerakyatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), potensi yang perlu diseriusi oleh Sawaludin. Caleg Partai Gerindra Lombok Timur Nomor Urut 2 ini menjadikan itu ide besarnya ketika duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Lombok Timur.

“Bumdes selama ini belum maksimal. Latar belakang saya yang pengusaha melihat peluang ini,” katanya, (22/1).

Caleg Dapil 2 wilayah Kecamatan Sakra, Sakra Barat, Sakra Timur, Keruak, dan Jerowaru menyebut, setiap desa memiliki potensi UMKM besar. Masyarakat belum meliriknya karena kebingungan mencari pasar.

“Bumdes ini bisa menjadi etalase usaha kerakyatan,” akunya.

Pria yang akrab disapa Awenk ini menilai, kendala lainnya adalah pembekalan masyarakat untuk pengembangan usaha. Melatih pengolahan, kemasan, sampai penjualan. Zaman semakin maju, tinggal masyarakat menyesuaikan.

“Bayangkan kalau jualan kerupuk, sehari bisa jual 10 ribu bungkus. Tiap bungkus untung 200 rupiah, 200 ribu dapat untung,” bebernya.

“Ini contoh sederhana saja. Tentu di lapangan bisa lebih besar,” sambungnya.

Diakuinya, masyarakat tidak perlu tergiur dengan uang Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu untuk memilih caleg tertentu. Yang paling utama adalah mengenal visi dan misi jelas. Kalau berani mendampingi dan memberi dukungan masyarakat, itu lebih menguntungkan.

“Sudah tidak zamannya bicara amplop itu. Kecil sekali dibanding pembinaan warga,” imbuhnya.

Hemmm, ide Bung Awenk ini boleh juga. Mari kawal idenya untuk kemaslahatan warga.(wan)

Tags: Politik

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 shares