Meriahnya Wayang HBK di Dasan Tapen

Lombok Barat,GARISDEPAN-Menyampaikan pesan politik melalui Wayang Sasak menjadi cara langka. Adalah Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H Bambang Kristiono, SE (HBK) menggelar nonton bareng Wayang Sasak Lalu Nasib AR di Dasan Tapen, Kecamatan Gerung-Lombok Barat.
Dalam sambutannya HBK mengatakan, wayang sebagai warisan leluhur yang patut dilestarikan. Dengan nonton bareng Wayang HBK ini menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi.
“Sekaligus melestarikan apa yang ditinggalkan nenek moyang,” katanya, Sabtu (2/3). 


Diakui HBK, era saat ini yang kian modern, seni dan budaya peninggalan tradisional ditinggalkan. Dianggap kuno dan kurang menarik.
“Padahal wayang ini juga menampilkan pesan moral,” imbuh Caleg DPR RI Nomor urut 1 Dapil 2/Pulau Lombok ini.


Pada kesempatan tersebut, HBK menyinggung soal pesta demokrasi 17 April mendatang. Menghadapi pileg dan pilpres ia meminta supaya disikapi dengan penuh kegembiraan. Jika bersatu dan dewasa, semua akan berjalan baik.
“Wayang ini sebagai ajang besar bersama bisa dilaksanakan dengan kedamaian dan kesejukan,” ucapnya.


Di tempat yang sama, Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Barat H Muhammadun memberikan apresiasi atas kepedulian HBK kepada Wayang Sasak. Diakuinya, saat ini mulai banyak yang kurang mengenal wayang.
“Bagus, saya sekaligus meminta semua kader Partai Gerindra hadir ke lokasi,” katanya.


Acara yang dihelat tepat di depan Bale Belek kediaman dari Nauvar Farinduan di Dasan Tapen, Kecamatan Gerung-Lombok Barat dipenuhi oleh masyarakat. 


Farin mengatakan, begitu dipercaya menggelar wayang, ia bersama Meton Farin langsung mempersiapkan acara sebaik mungkin. Persiapan yang dilakukan selain tempat, juga undangan bagi warga sekitar.
“Antusiasme masyarakat cukup bagus. Dan malam ini terbukti banyak yang datang,” katanya.(lia)

Tags: H Bambang Kristiono, Lalu Nasib, Partai Gerindra, Wayang HBK

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

38 shares